Ciri-Ciri Peluang Bisnis Menguntungkan Itu Apa Saja?

BisnisJasa.Id - Apa ciri-ciri peluang usaha bisnis yang baik, potensial dan menguntungkan serta berpotensi bagus menjadi bisnis besar jika dikembangkan? Bagi orang yang baru pertama kali hendak membuka bisnis baru atau calon pebisnis pemula, pertanyaan semacam itu mungkin terlintas di benak. Jawabannya sederhana saja. Saya akan mengutip kata-kata serius bernada canda ala Bob Sadino:
“Tanda-tanda usaha yang menguntungkan dan punya potensi jadi bisnis besar itu yang dibuka, dijalankan serta ditekuni secara sungguh-sungguh. Bukan bisnis yang ditanyakan, dipelajari, dianalisa atau dibayangkan terus tanda pernah dicoba”
Benar tidak? Anak ABG saja tahu. Iyalah, bagaimana bisa tahu sebuah peluang bisnis itu mendatangkan keuntungan atau kerugian bagi kita jika tidak dibuktikan sendiri? Bagaimana usaha bisa maju dan berkembang besar jika dibuka saja belum? Intinya, faktor penentu untuk mengkonversikan sebuah peluang usaha menjadi bisnis potensial itu berasal dari diri sendiri
tanda-tanda bisnis yang berpotensi berkembang besar
Saya paham, kutipan kata-kata barusan tidak memberikan jawaban memuaskan sesuai dengan apa yang Anda cari. Anda keluar kuota internet tidak untuk mencari informasi mengambang seperti itu bukan? Anggap saja bisnis yang dikelola dengan baik itu tadi merupakan point pertama dari ciri-ciri usaha menguntungkan.

Inilah kategori atau ciri-ciri bisnis yang baik dan punya potensi bagus serta menguntungkan untuk digeluti. Perhatikan penjelasan singkatnya. Point-point penting ini perlu diketahui untuk memajukan usaha kecil kita menjadi usaha besar. Info terkait: Contoh peluang usaha menguntungkan modal kecil 

Ciri-ciri 1: Banyak dibutuhkan konsumen

Faktor ini terkait dengan serapan pasar. Logikanya, jika banyak konsumen membutuhkan produk barang dan jasa yang kita tawarkan, maka banyak juga yang akan membeli. Peningkatan volume penjualan ini akan berimbas pada laba keuntungan yang didapat

Untuk mengetahui apakah orang membutuhkan barang atau jasa yang kita jual atau tidak, hal yang harus kita lakukan adalah melakukan survey disekitar lokasi usaha yang akan kita dirikan. Contohnya Anda ingin buka usaha jasa servis komputer. Coba cek, apakah di radius maksimal 10 km banyak orang memiliki komputer atau tidak? Jika banyak pengguna PC atau laptop, maka bisa dibilang bisnis tersebut punya potensi bagus. Jika tidak, sebaiknya cari jenis usaha lain saja

Itu jika Anda ingin membuka bisnis dengan pangsa pasar lokal. Kalau hendak melounching startup dengan target pemasaran global, surveynya juga berskala global

Ciri-ciri 2: Ketersediaan produk / bahan baku mencukupi, mudah didapatkan serta harganya murah

Sebagus apapun peluang / prospek sebuah usaha, tanpa akses mendapatkan produk (untuk usaha bidang dagang), bahan baku (untuk usaha bidang produksi) serta tenaga ahli (untuk usaha jenis jasa); dengan harga murah, mustahil bisa meraih keuntungan. Yang terjadi bisnis akan tersendat, stock barang tidak cukup atau harga jual kembali jadi mahal dari pesaing

Maka, seorang wirausahawan harus punya link akses ke distributor atau produsen untuk mensuplai produk yang dibutuhkan. Carilah pemasok yang memberi harga termurah dan berkualitas sehingga produk yang kita hasilkan dan kita jual bisa kompetitif

Contoh: Jika ingin usaha jasa bengkel las berkembang, maka perlu mendapat pasokan besi, baja, staenliss steel serta barang pendukung las lain bukan?

Ciri-ciri 3: Punya keunggulan dari pesaing

Bisnis yang menguntungkan itu jika memiliki nilai plus atau lebih unggul dibanding pesaing. Keunggulan ini meliputi
  1. Kualitas produk lebih bagus -> lebih awet, lebih kuat, tidak mudah rusak dll
  2. Desain lebih menarik -> model mengikuti trend sesuai dengan segment pasar yang dibidik. Contoh: produk fashion, otomotif
  3. Harga lebih murah -> dengan kualitas produk yang sama
  4. Pelayanan lebih baik -> lebih cepat, lebih tepat, lebih memuaskan

Fakta di lapangan menunjukkan, amat sulit untuk membuat sebuah produk barang atau jasa memiliki semua keunggulan diatas. Maka, jika ingin bisnis kita bisa bersaing, setidaknya harus merebut salah satunya. Eksplore keunggulan tersebut untuk menggaet pelanggan. Lebih bagus jika memiliki seluruh kriteria produk yang disukai konsumen tersebut

Ciri-ciri 4: Tidak mudah ditiru

Ciri-ciri bisnis yang menguntungkan berikutnya adalah tidak mudah ditiru oleh pesaing. Karena sulit dijiplak, otomatis pesaingnya sedikit

Ada anggapan untuk membuat produk yang sulit ditiru, bukalah bisnis yang butuh teknologi tinggi, tenaga profesional dan modal super besar. Contohnya, buka pabrik drone atau pesawat terbang. Tapi di era modern seperti saat ini, menciptakan bisnis modal biasa saja yang sulit ditiru juga terbuka

Contohnya, usaha kuliner. Memang siapa saja bisa buka usaha restoran, pabrik mie instant, kue, snack atau jasa katering. Tapi untuk menjiplak rasa khas dari indomie goreng atau ayam goreng KFC tidak mudah bukan?

Ciri-ciri 5: Bisnis yang punya branding kuat

Produk ternama dan memiliki brand image kuat, lebih mudah diterima oleh masyarakat. Alasan branding ini pula yang menyebabkan bisnis waralaba diminati banyak orang. Karena oleh beberapa pebisnis dianggap lebih menguntungkan menjadi mitra franchise ketimbang memulai usaha dari 0. Meskipun faktanya tidak ada jaminan bahwa dengan menjadi mitra bisnis waralaba dari brand terkenal itu pasti untung.

Sering lihat iklan traveloka di TV kan? Sebenarnya startup yang melayani jasa penjualan tiket pesawat dan booking hotel ini sama saja dengan agen tiket konvensional lain. Tapi upaya branding lewat iklan gila-gilaan yang dilakukan membuat traveloka merajai bisnis ini

Tapi perlu diingat membangun brand image itu tidak mudah. Promosi saja tidak cukup. Harus diimbangi dengan produk yang benar-benar berkualitas. Seperti traveloka, apa orang akan tetap setia pesan tiket jika tidak ada fitur-fitur dalam aplikasinya yang memudahkan pelanggan dalam mencari kamar hotel?

Ciri-ciri 6: Memberi manfaat pada banyak orang

Analisa terakhir ini mungkin agak melenceng dari teori ekonomi. Prinsip bisnis itu tidak hanya soal untung rugi secara materi saja. Mungkin bagi para pengusaha yang merasa usahanya kurang menguntungkan atau sulit berkembang menjadi besar bisa memandang dari kaca mata lain
  1. Apakah bisnis kita bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga? -> hasil laba keuntungan dari berbisnis itu apakah kita gunakan untuk mencukupi nafkah keluarga atau untuk hal negatif?
  2. Apakah produk yang kita hasilkan memberi manfaat pada konsumen atau sebaliknya, meracuni?
  3. Apakah cara kita berbisnis memberi manfaat pada rekan bisnis atau sebaliknya?
  4. Apakah bisnis kita menyerap banyak tenaga kerja dari warga sekitar atau hanya mencemari lingkungan saja?
  5. Apakah bisnis yang kita jalankan sesuai prosedur atau bisnis yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku di masyarakat?

Manfaat-manfaat tersebut tidak selalu bisa diukur dengan nilai materiil. Tapi lebih pada keuntungan dari segi moral. Seberapa besar usaha yang kita jalankan, seberapa banyak profit yang kita hasilkan, tidak akan ada artinya jika merugikan orang banyak. Motif dalam memulai usaha ini yang harus dibenahi. Kalau hanya memikirkan untung, dikhawatirkan kita akan tergiur dengan bisnis illegal
Pada prinsipnya, semua peluang usaha itu menguntungkan dan berpotensi menjadi bisnis besar. Strategi atau cara kita menjalankan bisnis tersebutlah yang menentukan apakah bisa mendatangkan income atau sebaliknya, merugi. Jadi, kelola bisnis Anda sebaik mungkin agar berkembang lebih maju
Semoga artikel yang jauh dari kata lengkap ini sedikit memberi manfaat. Tips ini bukan formula ajaib yang mampu mengubah peluang usaha otomatis pasti mendatangkan keuntungan dalam sekali langkah. Tidak selamanya bisnis yang secara teori sangat potensial selalu berhasil setelah dijalankan. Sebaliknya, bisnis yang awalnya diprediksi kurang prospektif, justru berkembang pesat. Semua tergantung diri sendiri dalam mengelolanya. Untuk ulasan conroh-contoh jenis-jenis ide dan peluang usaha yang prospektif bisa Anda cari di SINI

Facebook Comments

0 komentar