Alim Markus: Kisah Sukses Bos Maspion Group

Alim Markus: Kisah Sukses Bos PT Maspion Group - Salah satu tokoh pengusaha sukses di Indonesia adalah Alim Markus. Taipan keturunan Tionghoa yang lahir di Surabaya, pada 24 September 1951 ini adalah bos Maspion Group. Kelompok perusahaan besar yang bergerak dibidang industri peralatan rumah tanga, elektronik, perbankan, properti real estate dan masih banyak lagi.
sejarah perjalanan dan kata-kata motivasi kunci sukses Alim Markus

Nama Maspion dan Alim Markus memang sangat terkenal berkat iklan dengan slogan: “Cintailah Produk-Produk Indonesia”. Kata-kata slogan Maspion ini bukan hanya mengajak masyarakat Indonesia agar mencintai produk dalam negeri. Juga menegaskan kecintaan Alim Markus terhadap tanah kelahirannya, Indonesia. Walau berbagai masalah ekonomi berkali-kali menerjang perusahaannya, ia tetap tidak bergeming untuk memindahkan pabrik Maspion ke Cina. “Saya akan terus mengendalikan bisnis ini di sini,” katanya seperti kami kutip dari wikipedia

Sejarah awal Alim Markus terjun ke dunia bisnis

Kisah sukses Maspion Group tak terlepas dari perjalanan sukses Ali Markus sendiri. Sebab berkat kerja keras dan kegigihan pria yang hobi main golf inilah Maspion bisa berkembang dari bisnis keluarga yang didirikan ayahnya, Alim Husein tahun 1961 menjelma menjadi perusahaan raksasa seperti sekarang. 30 ribu lebih karyawan bekaerja di pabriknya yang tersebar di kawasan industri Gresik, sidoarjo (Jawa Timur), Jakarta dan Jawa barat.

Totalitas direktur PT Maspion ini dalam menggerakkan roda bisnis dimulai pada tahun 1966 di usia yang masih sangat muda, 15 tahun! Bagi sebagian remaja sebaya, itu merupakan masa bermain. Tapi tidak bagi Markus kecil. Dia rela mengorbankan pendidikan dan masa kecilnya untuk mulai berkiprah di dunia bisnis.
Saya hanya mengenyam pendidikan sampai kelas dua SMP karena keburu membantu usaha orang tua,” tuturnya
Ya, pada usia 15 tahun, sebagai anak tertua, Alim Markus diminta untuk membantu bisnis keluarganya, UD Logam Djawa – produsen lampu teplok yang terbuat dari aluminium. Tiap hari ia keluar masuk pasar dan toko untuk menjajakan barang dagangannya. Karena pengalaman bersentuhan langsung dengan kaum bawah dan merasakan hidup susah inilah sehingga memuatnya sangat dekat dengan karyawannya hingga saat ini
Dia belajar banyak dari berbagai macam orang, dengan karakternya yang beragam. Dari pergaulan itulah ia menimbah ilmu yang tidak pernah diajarkan di sekolah. Terjun langsung di dunia bisnis adalah pendidikan yang paling bermutu bagi seorang pebisnis.

Perkembangan Bisnis Maspion

Sebelum berubah jadi PT Maspion, Usaha yang didirikan sang ayah Alim Husein bersama rekannya Gunardi pada tahun 1961 / 1962 ini bernama UD Logam Djawa. Jumlah karyawan waktu itu hanya 8 orang dan hanya mampu memproduksi sekitar 300 lusin lampu teplok per-hari. Usaha kecil ini kemudian berkembang dengan memproduksi lampu badai untuk para nelayan. Dan akhir tahun 70-an mulai memproduksi perabot rumah tangga dengan bahan plastik

Penggunaan nama Maspion secara pertama kali dipakai pada 1972 setelah usaha makin maju dan berkembang sehingga dirasa perlu merancang nama dan logo baru yang kesannya profesional. Saat itu namanya adalah PT Maspion Plastic & Metal Manufacturing. Menurut Alim Markus, Maspion merupakan singkatan dari M=Mengajak A=anda S=selalu P=percaya I=industri O=olahan N=nasional. Ada juga yang menyebut nama Maspion kepanjangan dari kata “Mas Pioner”

Pada tahun 1980, Alim Husein menyerahkan tongkat kepemimpinannya selaku presiden direktur kepada Alim Markus. Sementara adik-adiknya yaitu: Alim Mulia Sastra, Alim Satria, dan Alim Prakasa masing-masing menduduki posisi direktur pengelola. Alim Husein sendiri menjabat posisi ketua.

Pelan tapi pasti perusahaan Maspion Group terus maju sehingga melebarkan sayap ke berbagai divisi bisnis lain. Contohnya bisnis properti, elektronik, jasa perbankan dll. Produk-produk peralatan rumah tangga dan elektroniknya bukan saja dipasarkan di dalam negeri. Tapi sudah merambah pasar internasional, dieksport ke Amerika Serikat, Thailand dan berbagai belahan benua lain di dunia

Bukan berarti sejarah perkembangan bisnis dari Maspion selalu mulus. Pasang surut dan cobaan terus saja mengguncang. Contohnya kasus pemogokan karyawan tahun 1993 atau kasus peijinan apartemen di Surabaya 2015. Namun dengan visi dan misi yang kuat, sampai saat ini Maspion Group tetap berdiri kokoh dan jadi pioner di Jawa Timur.

Perjalanan sukses Alim Markus tak terlepas dari kata belajar

Sekolah itu penting! Meskipun tidak lulus SMP, pria yang memiliki nama mandarin Lin Wen Guang ini berusaha keras untuk menjadi pintar. Di sela kesibukan bisnis, ia mengambil berbagai kursus. Seperti kursus akuntansi, bahasa Inggris, Jepang – belakangan ia juga belajar bahasa Korea dan Jerman. Markus pun tak segan menjelajah berbagai aspek dalam pengelolaan usaha. Selain menangani pemasaran dan distribusi, ia pernah menjadi kasir, pemegang buku, dan pekerjaan lain di perusahaan kecilnya itu
Pengetahuan saya dari sekolah kan sangat minim, mau nggak mau saya harus belajar sendiri. Karena saya membantu perusahaan sejak kecil sampai besar, maka saya mengalami semua seluk beluk perusahaan,” ujarnya.
Berkat gemblengan masa lalunya, hingga kini bos PT Maspion ini selalu ingin mengetahui bagaimana perkembangan bisnisnya. Jadi, misalnya, ketika berjalan-jalan di pabrik, ia bisa tahu berbagai proses produksi yang dijalani. Ia memang ingin mengetahui segala sesuatunya secara rinci. “Kita harus mengetahui dan menguasai semua bidang pekerjaan,” kata Markus.

Tapi, itu tidak berarti dengan mengetahui secara mendalam semuanya lalu Markus mengerjakan sendiri. “Sebagai pimpinan kita harus bisa Mendelegasikan wewenang,” tuturnya. Cuma ia punya sikap yang jelas, Mendelegasikan wewenang adalah suatu keharusan, tapi dia tetap harus tahu secara rinci. “Kan banyak pengusaha yang bersikap, ‘Ngapain saya tahu secara detail, saya serahkan saja kepada orang sudah cukup.’ Nah, yang seperti itu bukan pengusaha betul. Kita boleh mengetahui, tapi jangan dikerjakan sendiri. Kalau dikerjakan sendiri, kapan selesainya dan kapan memimpin orang lain.”

Belajar: Itulah salah satu kunci sukses Alim Markus. Terkait: Kunci sukses Chairul Tanjung

Kunci Sukses Alim Markus

Selain belajar menguasai seluk beluk bisnis yang dijalani, ada rahasia kunci kesuksesan Alim Markus yang patut kita teladani. Untuk menjadi perusahaan yang besar, setidaknya da ada lima hal penting yang menjadi etika kerja yang selalu dijunjung tinggi seluruh karyawan Maspion:
  1. Kesetiaan, kemampuan, dan kerja keras. Kerja keras dan kesetiaan pada perusahaan serta ditunjang dengan kemampuan dari setiap karyawan akan menghasilkan banyak hal positif bagi perusahaan.
  2. Memimpin pasar dengan memberikan keuntungan yang kompetitif terutama kepada semua konsumen. Hal ini sangat dibutuhkan oleh konsumen.
  3. Kesatuan dan kebersamaan. Dengan adanya rasa kebersamaan, perusahaan akan semakin kuat dan kokoh.
  4. Pertumbuhan yang berkesinambungan.
  5. Memperhatikan kepuasan konsumen.

Kata-kata bijak Alim Markus

Sebagai penutup, admin BisnisJasa.Id akan membagikan beberapa kata bijak yang pernah diucapkan pengusaha sukses pemegang saham terbesar Maspion Group ini dalam berbagai kesempatan:
“Orang yang tanpa pengetahuan tidak akan menjadi profesional. Tapi pengetahuan saja dianggap tidak cukup. Profesional saja masih kurang. Harus ada faktor lain, yakni punya kemauan keras, disiplin dan ketekunan”
“Kalau punya kemauan keras tapi gampang putus asa, itu tidak betul, harus tekun dan langgeng. Kemauan keras tapi tidak disiplin, itu juga salah. Dan yang tak kalah penting kemampuan membawahkan (leadership),”
“Kami selalu memilih mitra bisnis yang terbaik di bidangnya,”
“Kami menganut falsafah bisnis kalau kami menanam padi, hasilnya pun padi. Kalau kami menanamnya banyak, hasilnya juga banyak,”
“Kalau kami bisa bersaing dengan orang lain, itulah bisnis inti kami. Jadi, tak berarti saya hanya terjun ke satu industri, tanpa mengembangkan yang lain,”
“(Bisnis itu) Ibarat menanam pohon, kalau hanya bisa menanam lima pohon, lima itulah yang dipelihara sehingga manjadi besar. Setelah berbuah, tanam lagi pohon lain agar pohon yang ada di lahan usahanya bisa berkembang terus”
“Peluang usaha adalah burung yang harus dikejar. Harus punya keberanian untuk menembak pada saat yang tepat”
Demikian tadi cerita singkat kisah sukses Alim Markus serta kata-kata motivasi bijak yang merupakan rahasia sukses dari pemilik PT Maspion Group. Pengusaha kaya yang tidak lulus SMP tapi sukses mengelola beberapa perusahaan besar sekaligus. Semoga memberi inspirasi bagi kita, terutama para entrepreneur muda. Tak ada manusia yang sempurna. Ambil sisi positifnya saja dari true success story ini. 
Facebook Comments

0 komentar