Definisi - Pengertian Bisnis Jasa

Posted By toni indriyatno on Thursday, March 9, 2017 | 5:38 AM

Bisnisjasa.id - Para enterpreneur yang budiman... Pada prinsipnya blog ini mengulas tentang usaha di bidang jasa secara praktis. Namun alangkah baiknya jika kita juga mempelajari teori bisnis jasa dari sudut pandang keilmuan. Tujuannya untuk memperkaya wawasan. Meskipun kadang teori tak selalu bisa diterapkan dan tak seindah kenyataan, setidaknya dengan membaca gagasan dan pemikiran dari para ilmuwan yang ahli di bidangnya akan memberi kita inspirasi positif.

Sebagai langkah awal, yuk bersama kita belajar pengertian atau definisi dari bisnis jasa. Apa yang dimaksud dengan bisnis jasa? Apa perbedaannya dengan bisnis barang? Faktor apa yang mempengaruhi kategori / pengelompokan produk barang dan jasa?
Agak sulit untuk membedakan apakah suatu produk masuk kategori barang atau jasa. Hal ini dikarenakan pembelian suatu barang sering kali disertai  dengan jasa tertentu. Contoh sederhananya seperti ini:

Saat membeli AC (barang), pihak toko elektronik biasanya memberikan garansi, mengirim barang ke tempat tujuan pelanggan, melakukan pemasangan (instalasi) dan sang teknisi memberikan pelatihan singkat cara mengoperasikan AC tersebut yang notabene masuk kategori jasa.

Sebaliknya, pemesanan jasa sering melibatkan barang yang melengkapinya.
Contoh: Bengkel AC membutuhkan perlengkapan dan sparepart guna memperbaiki AC pelanggan yang rusak. Dalam kasus ini, apakah bengkel tersebut masuk jenis bisnis jasa atau berdagang onderdil AC?

Kita akan merujuk pada pendapat 3 tokoh maestro ilmu ekonomi yaitu Philip Kotler, Andrian Payne dan Christian Gronross untuk mendefinisikan arti kata “Jasa”.
 

Definisi jasa menurut Phillip Kotler 

jasa adalah setiap tindakan atau kinerja yang ditawarkan oleh salah satu pihak (penyedia jasa) ke pihak  lain (konsumen) yang secara prinsip intangibel (tidak berwujud) dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.

Pengertian jasa menurut Adrian Payne 

jasa adalah aktivitas ekonomi yang mempunyai sejumlah elemen (nilai atau manfaat) intangibel (tidak berwujud) yang berkaitan dengannya, yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan. Perubahan daiam kondisi bisa saja muncul dan produksi suatu jasa bisa memiliki atau bisa juga tidak mempunyai kaitan dengan produk fisik.

Pengertian jasa menurut Christian Gronross

jasa adalah proses yang terdiri atas serangkaian aktivitas intangible (tidak berwujud) yang biasanya (namun tidak harus selalu) terjadi pada interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau barang dan atau sistem penyedia jasa, yang disediakan sebagai solusi atas masalah pelanggan". Interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan kerapkali terjadi dalam jasa, sekalipun pihak-pihak yang terlibat mungkin tidak menyadarinya. Selain itu, dimungkinkan ada situasi di mana pelanggan sebagai individu tidak berinteraksi langsung dengan perusahaan jasa.
Sumber referensi: https://id.wikipedia.org/wiki/Jasa

Kesimpulan

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan:

- Barang dan jasa adalah hal yang saling melengkapi dalam proses / alur distribusi dari produsen kepada konsumen.

- Suatu usaha dikategorikan termasuk bidang jasa atau barang ditentukan oleh faktor dominan dari produk yang dihasilkan atau ditawarkan.

Seperti contoh di awal, toko AC termasuk bisnis di bidang penjualan barang karena faktor dominannya adalah menjual ac (barang). Dia tak bisa dikasifikasikan sebagai bisnis jasa meskipun memberikan garansi, mengirim barang ke tempat tujuan pelanggan, melakukan pemasangan (instalasi) dan sang teknisi memberikan pelatihan singkat cara mengoperasikan AC tersebut. Pelayanan jasa yang diberikan hanya digunakan untuk mendukung atau memberi nilai tambah agar orang tertarik membeli produk di tokonya.

Bengkel Ac termasuk kategori bisnis jasa dikarenakan faktor dominannya adalah perbaikan (servise) AC. Dia tak bisa dikelompokkan dalam bidang usaha perdagangan barang meskipun juga menjual onderdil AC. Sparepart yang disediakan semata untuk membantu customer supaya tak perlu pergi jauh guna membeli suku cadang yang diperlukan dalam perbaikan AC-nya.

Berdasar contoh studi kasus simpel di atas, saya menyimpulkan definisi atau pengertian dari bisnis jasa versi saya adalah:
Suatu kegiatan usaha baik perorangan maupun organisasi (perusahaan) yang secara dominan bergerak di bidang pelayanan kepada konsumen yang membutuhkan dengan menggunakan sumber daya orang maupun barang sebagai pendukung
Kesimpulan ini berdasarkan pendapat saya pribadi tanpa melalui kajian ilmiah. Bisa jadi penafsiran / teori tersebut salah. Saya hanya coba menyederhanakan definisi jasa dari para ilmuwan ekonomi yang menurut pemikiran dangkal saya sulit dimengerti. Maklumlah, meskipun pernah lulus S1 manajemen perusahaan dan selama 15 tahun menggeluti usaha di bidang jasa, tapi ilmu bisnis saya masih cetek. Jadi, tolong jangan dijadikan rujukan untuk bahan skripsi ya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Blog, Updated at: 5:38 AM

0 comments:

Post a Comment